Senin, 16 Februari 2015

Tips Foto malam Hari Dengan Kamera DSLR Canon

Berikut ada beberapa tips kamera canon khususnya jenis dslr pada keadaan minim cahaya bagi yang baru belajar fotografi untuk pemula.
1. Gunakan RAW
Untuk foto dimalam hari dengan kualitas bagus gunakan selalu format RAW, karena format gambar seperti ini memotret dengan kualitas gambar terbaik. Dengan RAW artinya foto anda mengandung lebih banyak informasi yang dapat diolah dengan leluasa oleh piranti lunak selain itu anda white balance mudah untuk dirubah. Beberapa software yang serng digunakan antara lain Adove Camera RAW dan Canon Digital Photo pfoessional.
2. Jangan lupakan Tripod
Kondisi minim cahaya berarti anda tidak bisa menggunakan kecapatan shutter yang cepat, umumnya anda harus menggunakan teknik fotografi long exposure.  Tidak pas jika memotret menggunakan tangan saja. Hampir semua kamera canon tidak bisa memotret minim cahaya tanpa tripod.
Ada tips saat menggunakan tripod, pastikan tripod sudah diatur dengan benar dan berdiri dengan stabil. Banyak foto tetap buram karena posisi tripod tidak diperiksa lagi kestabilannya. Gantung tas kamera di bagian bawah tripod untuk menambah berat. Jangan pegang tripod ketika mengambil gambar degan kecepatans shuter lambat.
3. Tentukan Lokasi
Ada baiknya anda tentukan lokasi terlebih dahulu. Pilih lokasi dengan sudut terbaik, cari cahaya dan ikon arsitektur yang terapik. Apabila anda memilih memotret light trails (jejak cahaya), pilihlah jalan teramai dan cari waktu terbaiknya. Anda juga harus menenukan posisi yang terbaik dan aman serta jangan lupa lihat foto dari fotografer lain untuk inspirasi.
Beberapa saran tempat
  1. Dari Atas gedung
  2. Persimpangan jalan didekat icon lokasi.
  3. Icon bersejarah
  4. Gedung-gedung dan bangunan yang diterangi lampu
4. Gunakan Lensa Wide Angle
Lensa wide angle atau lensa lebar. Lensa wide angle digunakan agar mendapatkan pemandangan, cahaya, serta warna lebih banyak pada foto. Lensa lebar  juga berarti depth of field yang lebih lebar sehingga anda mendapatkan foto yang tajam dari foreground hingga background. Apabila menggunakan lensa wide angle tips kamera canon dslr dari kami sebaiknya gunakan lens hood untuk menghindari flare.
5. Sweet Spot
Gunakan sweet spot (bukaan aperture yang menghasilkan foto paling tajam pada lensa). Pada lensa wide angle umumnya sweet spot antara f/8 dan f/16. Ambil beberapa foto pada rentang aperture tersebut untuk memastikan. Perlu diingat saat anda memilih lensa kamera yang mahal bukan berarti kualitas bagus saat menggunakan aperture paling lebar.
6. Mode Manual.
Untuk menentukan mode exposure yang diinginkan maka gunakanalah mode manual pada kamera slr Canon. Anda dapat menentukan aperture dan kecepatan shutter seuai kehendak. Selalu awali melakukan komposisi pada objek lalu mengunci fokus. Atur aperture kecil f 1/16. Tentukan shutter hingga penanda exposure level indicator (0). Jika foto terlalu terang turunkan exposure 1 hingga 2 stop sehingga foto agak gelap.
7. Foto Gemerlap Cahaya dan Komposisi
Tips kamera canon dslr untuk memotret gemerlap cahaya adalah menggunakan aperture f/16. Foreground dan background tajam begitu pula cahaya akan terlihat gemerlap. Jangan lupa untuk mengkomposisikan objek anda, saran saya tetap berpacuan pada rule of third seperti saat anda ingin foto landscape.
8. Mirror Lock-Up
Gerakan sedikit saja pada kamera canon dslr maka sudah bisa menyebabkan  kamera bergetar termasuk  gerakan cermin ke atas dank e bawah di dalam kamera. Solusinya adalah aktifkan mirror lock-up di menu Custom Function untuk mencegah getaran akibat gerakan cermin.
9.Jangan sentuh Tombol Shutter
Ada baiknya anda memiliki remote, shutter release cable, atau menggunakan self timer. Ketika menggunakan shutter lambat, menekan tombol shutter bisa mengakibatkan foto menjadi kabur/tidak fokus.
10. White Balance
Auto balance pada kamera canon dslr bisa mudah tertipu dan mengambil warna yang salah jika digunakan untuk mengambil foto dengan pencahayaan lampu jalanan. Untuk memastikan hasil terbaik dan konsisten, coba cloudy (6000K) untuk membuat warna foto sedikit hangat atau lebih jingga. Anda juga bisa memlih Tungsten  (3200K) untuk membuat warna foto sedikit dingin dan terlihat kebiru-biruan.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar