Jumat, 24 April 2015

Tim Sepakbola FTI Menjadi Jawara Baru Liga Super UII

ImageGelaran even olahraga Liga Super UII yang berlangsung lebih dari seminggu sejak 9 April 2015 resmi berakhir dengan digelarnya pertandingan final yang mempertemukan tim sepakbola Fakultas Teknologi Industri (FTI) dan tim Alumni B. Pertandingan final yang berlangsung di lapangan kampus terpadu UII, Kamis sore (23/4) menyisakan kenangan yang dramatis bagi kedua tim karena harus diakhiri dengan drama adu penalti. Pada dua babak pertandingan, kedua tim tampil sama kuat sehingga kedudukan tetap seimbang hingga peluit babak kedua ditiup wasit.  
Di tengah guyuran hujan, ketegangan dalam drama adu penalti ini benar-benar dirasakan oleh eksekutor dan penjaga gawang dari kedua tim. Wasit meminta kapten dari kedua tim untuk memilih sisi koin sebagai penentu tim mana yang melakukan tendangan penalti pertama. Kesempatan itu diperoleh oleh tim Alumni B.
“Sayangnya, eksekutor tim Alumni B gagal memanfaatkan peluang itu sehingga tendangannya tidak membuahkan gol. Pada akhirnya tim sepakbola FTI UII-lah yang dinobatkan sebagai juara”, sebagaimana dituturkan official pertandingan, Khalilurrahman, S.Pd.I. Dengan demikian, tim FTI UII berhak menyandang gelar sebagai kampium baru juara Liga Super UII tahun 2015. Kemenangan FTI tersebut sekaligus mematahkan dominasi tim FIAI yang selama dua tahun beruntun mempertahankan gelar juara liga super.
Wakil Rektor III UII, Dr. Abdul Jamil, SH, MH yang hadir menyaksikan pertandingan turut memberi selamat atas kemenangan FTI UII. “Para pemain yang berpartisipasi dalam Liga Super UII ini telah kami pantau baik dari segi bakat maupun skill-nya lewat pemandu bakat yang kami tugaskan. Selanjutnya saya harap pemain yang nanti kami panggil dapat ikut menyokong pembentukan timnas yang mewakili UII”, ujarnya.
Oleh karenanya, ajang liga super juga menjadi media untuk menyeleksi bakat-bakat unggulan mahasiswa UII di bidang olahraga sepakbola. Di tahun depan, diharapkan semua tim dapat mempersiapkan diri lebih baik lagi agar pertandingan dapat memunculkan bakat-bakat baru sepakbola di UII.

UII Berjaya dalam Lomba MTQ Se-DIY dan Jateng di STIKES Surya Global

Image
Delegasi Universitas Islam Indonesia (UII) berhasil menorehkan prestasi membanggakan dalam lomba Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) yang diselenggarakan di STIKES Surya Global, Bantul pada 11-18 April 2015. Dalam kompetisi tahunan yang mempertemukan para mahasiswa penghafal dan pemerhati Al-Qur’an tingkat DIY dan Jateng ini, delegasi UII dinobatkan sebagai juara umum karena berhasil mengantongi enam kemenangan di lima ajang perlombaan berbeda. Prestasi tersebut diharapkan dapat menjadi tonggak awal yang dapat menyemangati tim UII pada ajang perlombaan MTQ yang lebih bergengsi di tingkat nasional.
Dikatakan oleh Yasin Al-Arif, mahasiswa UII yang menjadi juara I pada kategori Fahmil Qur’an bahwa lomba MTQ ini adalah pemantik untuk berjuang lebih keras dalam MTQ tingkat nasional nantinya. “Lomba yang diadakan oleh LDK Jamaah Al-Kahfi ini kami anggap sebagai ajang untuk mengasah kemampuan dan mental dalam bertanding”, katanya.
Kategori lomba lainnya yang dimenangkan oleh UII, seperti kategori Tilawatil Qur’an sebagai juara III oleh Nurin Retno Sawitri, kategori Syarhil Qur’an sebagai juara I dan III oleh Syaraswati Nur Awalia dan Eva Fadhillah, kategori Hafidz sebagai juara II oleh Fukky Winasis, serta kategori Nasyid Syahada sebagai juara I oleh Hanif Rahmat.
Pencapaian delegasi UII dalam lomba semacam ini ternyata juga ditunjang oleh adanya kompetisi MTQ internal yang diadakan secara rutin di UII. Lewat hal itu, dapat diketahui bibit-bibit unggul mahasiswa UII yang berpotensi diikutkan dalam lomba MTQ di tingkat yang lebih tinggi. Sebagai kampus bernafaskan Islam, UII tentunya tidak hanya berprestasi pada lomba bertema sains dan teknologi saja namun juga dalam lomba bertema religi.
Sebelumnya, mahasiswa UII yang tergabung dalam Pondok Pesantren UII juga berhasil menjuarai Festival Timur Tengah di Universitas Indonesia. Diharapkan para mahasiswa berprestasi UII yang mengharumkan nama kampus semakin bertambah dan mendapat dukungan dari Direktorat Pengembangan Bakat, Minat, dan Kesejahteraan Mahasiswa UII.

Kamis, 23 April 2015

Peringati Milad ke-72, Ikatan Keluarga Istri Kunjungi Istri Mantan Pimpinan UII

Image
Belajar dari keteladanan istri mantan pimpinan UII terdahulu, Ikatan Keluarga Istri (IKI) UII yang dipimpin oleh ibu Rektor UII, Endang Tutik Yulianti mengadakan kegiatan anjangsana (silaturahmi) ke beberapa  kediaman istri mantan  pimpinan UII, Rabu (22/4). “Anjangsana ini akan selalu dilaksanakan rutin setiap tahun,”tuturnya saat akan memulai kunjungan.
Melalui kegiatan anjangsana ini diharapkan ada transfer ilmu yang berharga dari istri-istri mantan pemimpin UII selama mereka mendampingi suaminya dalam bertugas. Selain memberikan ilmu serta doa agar UII semakin jaya, mereka juga masih memiliki keinginan yang sangat besar untuk berkontribusi di UII. Oleh karena itu, pertemuan rutin Ikatan Keluarga Istri yang dilaksanakan setiap dua bulan sekali selalu mengundang para istri mantan pimpinan UII di samping menghadirkan istri pimpinan yang sedang menjabat saat ini.
Kegiatan anjangsana kali ini dimulai dari kediaman istri almarhum Dr. H. Supardi, SE, MM., mantan wakil rektor II (periode 1994 – 1998 dan periode 1998 – 2002), yang dilanjutkan ke kediaman almarhum Prof. Dr. Dahlan Thaib, S.H., M.Si. sebagai Pembantu Rektor III dua periode (1981-1989), Ir. RHA. Syahirul Alim, M.Sc. yang dulu menjabat sebagai Pembantu Rektor II selama dua periode (1973 - 1978 dan 1978 – 1981) serta pada 1982 - 1986 sebagai Pembantu Rektor IV, Prof. Dr. H. Zanzawi Soejoeti, M.Sc. menjabat sebagai Rektor UII periode 1990 – 1993, dan kunjungan berakhir di kediaman almarhum Drs. H. Soeroyo, MA., mantan Pembantu Rektor I periode 1983 – 1986.
Para istri mantan pimpinan UII merasa sangat senang dikunjungi oleh Ibu-Ibu IKI, “Kami mengharapkan ikatan persaudaraan yang telah terjalin ini semakin kuat dan kokoh walaupun kegiatan anjangsana ini hanya sekali setiap tahunnya”, ujar istri mantan Rektor UII Prof. Dr. H. Zanzawi Soejoeti, M.Sc. yang menganggap kegiatan anjangsana ibu-ibu IKI dalam agenda milad rutin merupakan ajang pengakraban ke istri mantan pimpinan UII.